Senin, 24 Oktober 2011

First creation: What I desire the most

Haha... Cuman iseng nih...
Ceritanya, aku lagi galau. Trus aku nemu tempat pelampiasan baru di sini.
Pertama nyoba emang rada kacau...
Tapi semoga tetap bisa menghibur! =D
My very first comicstrip

Di tengah kegalauan yang teramat sangat, setan menggoda tak henti-hentinya. Saat itu, yang bisa kita andalkan hanyalah IMAN.
Doa mengusir setan:
Robbi a'udzubika min hamazaatissyayaa thiini wa a'uudzubika Robbi ayyahdhuruun.
artinya:
Ya Allah aku berlindung kepada Engkau dari ganguan syetan dan aku berlindung kepada Engkau dari kedatangan mereka.
Share

Minggu, 23 Oktober 2011

Menyambung Asa Via Ayat-ayat Cinta

Beberapa waktu belakangan aku merasa seperti tak punya waktu luang untuk bermain-main. Tak seperti setahun atau dua tahun yang lalu ketika aku belum di tingkat terakhir kuliah seperti sekarang, waktu berjalan sangat cepat! Lebih cepat dari yang kuperhitungkan. Tiga minggu, waktu yang dialokasikan untuk menyusun bab 1 seminar pun hampir mendekati ujungnya. Tak hanya waktu yang berjalan (baca: berlari) sangat cepat, kesibukan tak nampak jadi lebih ringan dari yang sebelumnya. Jadi heran... Padahal tidak ada kegiatan tambahan yang aku agendakan untuk semester ini, karena memang aku sengaja membuatnya begitu agar aku bisa sering pulang untuk sekedar menjenguk ibu di rumah.

Dengan deadline tugas yang cukup padat dan kegiatan-kegiatan lain di luar perkuliahan yang menunggu untuk dieksekusi, justru membuatku semakin ling-lung. Ya! Ling-lung karena bingung terlalu banyak hal yang perlu kukerjakan dalam waktu yang relatif bersamaan. Bukannya merasa lebih bersemangat untuk mengerjakannya, hal itu malah membuatku kehilangan passion untuk beraktivitas. Alhasil, yang kudapat pada akhirnya hanyalah rasa malas yang tak terelakkan. Resiko yang kudapat karena kurang mampu memanajemeni waktu dengan baik. Bukan aku tak menghargainya, hanya saja aku masih belum bisa mengatur jadwal dengan apik. Titik.

Di tengah medan pertempuran melawan kemalasan ini, aku mencoba menggeser fokus pikiranku pada kegiatan yang tak banyak membutuhkan konsentrasi. Kuputuskan untuk mencari-cari (baca: mengobrak-abrik) tumpukan buku-buku yang kupunya untuk kubaca-baca lagi, tentu saja buku yang punya nilai hiburan dan tidak membuatku memeras otak. Dan, WHUZZSH!!* Tiba-tiba aku menemukan novel favoritku; Ayat-ayat Cinta buah karya Kang Abik. Akhirnya, dalam kondisi yang kian menekan dan dengan mental yang kian ringkih seperti sekarang ini kuputuskan untuk mengurai benang kusut dalam kepalaku dengan membaca novel ini sekali lagi. Siapa tahu aku bisa mendapat secercah harapan dan kembali memperoleh kekuatan baru dari sini, seperti pada saat pertama kali aku membacanya dahulu. Amin.
Bismillah... Semoga mendapatkan pencerahan batin...


*Maaf, SFX yang terinstall tidak compatible dengan tema yang dipilih penulis =P Share

Minggu, 16 Oktober 2011

Buku Bagus buat Akhwat

Sudah 2 hari ini aku di Blitar. Aku pulang kampung dalam rangka membantu meringankan beban orang-orang di rumah. Yah maklum, di rumah lagi repot banget karena setelah Ibu mengalami kecelakaan kecil sebelum Ramadhan lalu, kini giliran adek yang ditimpa ujian dari Allah. Insha Allah ujian ini adalah suatu peringatan bagi kami sekeluarga agar lebih rajin bermuhasabah dan bertaubat kepada Allah atas segala luput yang telah kami perbuat.
Ok, cukup dengan pengantar dan basa-basinya. Now, back to topic!
Kali ini aku cuma pengen mem-publish beberapa tulisan yang sangat bagus buat akhwat. Tapi tak ada ruginya jika ihwan mengetahuinya juga. Sumber yang aku itu adalah salah satu buku M. Quraish Shihab yang berjudul: M. Quraish Shihab menjawab... 101 Soal Perempuan yang Patut Anda Ketahui.
sumber: penerbitlenterahati.blogspot.com
Buku tersebut adalah milik kakak perempuanku. Menurutku, banyak hal di buku itu yang patut kita ketahui karena berkenaan dengan fenomena yang terjadi dalam keseharian kita. Dekat sekali, bahkan. Karena memang isi buku tersebut adalah hasil tanya jawab antara beberapa akhwat dengan Pak Quraish. Sehingga paling tidak, apa yang termaktub dalam buku ini mewakili problematika beberapa orang di antara kita.

Oya, aku rasa penting pula aku tuliskan salam pembuka dari Pak Quraish yang terpampang di cover belakang buku tersebut agar kita tahu batasan dalam memahami isinya.

Saudariku, Putriku.....
Kita semua mendambakan kecantikan. Tuhan pun indah dan menyukai keindahan.... Tapi.... ada pesan-Nya: Sertakan bersama kecantikan, tiga hal: kesederhanaan, kesucian, dan kehormatan....
Apa yang Anda baca di sini adalah bagian dari ketiga hal itu....Saya berusaha menghidangkan yang "termudah" dari aneka hidangan yang tersedia.... Mohon jangan dikurangi dan ditawar lagi....
TTD
M. Quraish Shihab
Semoga apa yang saya lakukan ini membawa faedah bagi kita semua. Amin.



Share

Batasan Berpacaran dalam Islam


sumber: penerbitlenterahati.blogspot.com

Berikut adalah hasil tanya jawab antara beberapa akhwat dengan M. Quraish Shihab, yang kemudian dirangkum dalam buku yang berjudul M. Quraish Shihab menjawab... 101 Soal Perempuan yang Patut Anda Ketahui.
Apa yang aku tuliskan di sini tidak bermaksud untuk promosi, tapi lebih kepada niat berdakwah. Bukan berarti aku sok tahu ya! Hanya, kebetulan kakak perempuan aku punya bukunya, sehingga aku bisa membagikan beberapa hal yang aku anggap penting untuk kawan-kawan ketahui. Semoga bermanfaat.
So, let's check it out!!
*cerita dikit ahh

Tanya:
Saya seorang mahasiswi yang ingin hidup mandiri, oleh karena itu saya kos di daerah dekat universitas saya. Saya mempunyai pacar yang sudah 6 tahun berpacaran, namun ia terus berusaha untuk mencium saya dan saya pun selalu menolak karena saya paham dalam agama Islam tidak boleh perempuan dan laki-laki bersentuhan bila bukan mahramnya. Namun, ia mengancam memutuskan hubungan kami berdua kalau tidak boleh mencium, apa yang harus saya lakukan, Pak Ustadz?
Rani,
Mahasiswi,
Cirebon

Jawab:
Saran saya "Nasihati dia dan bersegeralah menikah! Kalau dia tetap bersikeras, maka putuskan hubungan Anda!!! Insya Allah Anda akan mendapatkan seorang yang jauh lebih baik bagi Anda." Jelas dia bukan seorang yang beragama dengan baik. Padahal prioritas pertama dalam memilih jodoh adalah keberagamaan (keber-agama-an, pen.). Jika Anda mengizinkan dia melakukan permintaannya itu, setan akan datang lagi menggodanya agar dia mengambil langkah berikutnya melebihi yang pertama, karena memang setan memiliki langkah-langkah yang pada akhirnya menjerumuskan mangsanya. Saya khawatir jika segalanya Anda telah beri, maka pada akhirnya "habis manis sepah dibuang."
Berpacaran dalam Islam tidak dilarang, tetapi dalam arti pertemuan dengan lawan jenis yang diupayakan untuk mengenalnya dalam batas-batas yang dibenarkan agama dengan tujuan menikahinya secara sah, bukan berarti berdua-duaan, apalagi cium-ciuman! Demikian, wa Allah A'lam.
Share