Kamis, 18 November 2010

7 Keajaiban Menangis

Sobat, siapa bilang menangis tak ada gunanya? Kelamaan menangis memang bisa bikin mata merah dan bengkak. Tapi jangan salah, menangis dan mengeluarkan air mata ternyata bisa jadi obat ajaib yang berguna bagi kesehatan tubuh dan pikiran. Apa saja?

Dikutip dari Beliefnet, ini dia 7 keajaiban yang bisa Anda dapatkan setelah menangis dan berair mata.

1. Membantu penglihatan
Air mata ternyata membantu penglihatan seseorang, jadi bukan hanya mata itu sendiri. Cairan yang keluar dari mata dapat mencegah dehidrasi pada membran mata yang bisa membuat penglihatan menjadi kabur.

2. Membunuh bakteri
Tak perlu obat tetes mata, cukup air mata yang berfungsi sebagai antibakteri alami. Di dalam air mata terkandung cairan yang disebut dengan lisozom yang dapat membunuh sekitar 90-95 persen bakteri-bakteri yang tertinggal dari keyboard komputer, pegangan tangga, bersin dan tempat-tempat yang mengandung bakteri, hanya dalam 5 menit.

3. Meningkatkan mood
Seseorang yang menangis bisa menurunkan level depresi karena dengan menangis, mood seseorang akan terangkat kembali. Air mata yang dihasilkan dari tipe menangis karena emosi mengandung 24 persen protein albumin yang berguna dalam meregulasi sistem metabolisme tubuh dibanding air mata yang dihasilkan dari iritasi mata.

4. Mengeluarkan racun
Seorang ahli biokimia, William Frey telah melakukan beberapa studi tentang air mata dan menemukan bahwa air mata yang keluar dari hasil menangis karena emosional ternyata mengandung racun.
Tapi jangan salah, keluarnya air mata yang beracun itu menandakan bahwa ia membawa racun dari dalam tubuh dan mengeluarkannya lewat mata.

5. Mengurangi stres
Bagaimana menangis bisa mengurangi stres? Air mata ternyata juga mengeluarkan hormon stres yang terdapat dalam tubuh yaitu endorphin leucine-enkaphalin dan prolactin.
Selain menurunkan level stres, air mata juga membantu melawan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh stres seperti tekanan darah tinggi.

6. Membangun komunitas
Selain baik untuk kesehatan fisik, menangis juga bisa membantu seseorang membangun sebuah komunitas. Biasanya seseorang menangis setelah menceritakan masalahnya di depan teman-temannya atau seseorang yang bisa memberikan dukungan, dan hal ini bisa meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan juga bersosialisasi.

7. Melegakan perasaan
Semua orang rasanya merasa demikian. Meskipun Anda didera berbagai macam masalah dan cobaan, namun setelah menangis biasanya akan muncul perasaan lega.
Setelah menangis, sistem limbik, otak dan jantung akan menjadi lancar, dan hal itu membuat seseorang merasa lebih baik dan lega. Keluarkanlah masalah di pikiranmu lewat menangis, jangan dipendam karena Anda bisa menangis meledak-ledak.

Oleh karena itu, menangislah sobat!! Menangis dengan cara biasa saja sudah memberikan manfaat yang luar biasa, apalagi menangis di tengah malam setelah melakukan shalat malam dan mengakui dosa serta khilaf yang telah kita perbuat, seraya memohon ampunan dari Gusti Allah Yang Maha Segalanya.. MasyaAllah, fadhilah yang didapat akan terasa superr sekali. :)
Share

Minggu, 07 November 2010

BERCITA-CITAlah setinggi-tingginya, TULISlah itu semua, niscaya akan TERWUJUD!!

Ya, sesederhana itulah sobat semua.. Hidup jadi lebih bermakna jika kita punya suatu keyakinan. Maka, yakinlah kalo postingan ini akan lengkap besok!!

*nantikan kelanjutannya yaa.. ^__^ Share

Sabtu, 02 Oktober 2010

Motivasi Menulis - Reportase dari Sosialisasi "Road to PIMNAS"

Kemarin AL mendapatkan pencerahan dalam hal tulis-menulis. Itu berkat sosialisasi PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) yang diadakan Departemen Ristek HMPL khusus untuk maba 2010 jurusan Planologi ITS.

Khusus maba kok mala (mahasiswa lama) bisa ikut?
Ya iya, kan AL adalah salah satu staf risteknya. hehe

Dalam acara yang diisi oleh pembicara dari PWK, yakni Bapak Putu Gde Ariastita tersebut, telah membuka pikiran saya. Yah, paling tidak sedikit merubah haluan sudut pandang saya secara umum terhadap kegiatan kampus. ORANG yang LUAR BIASA itu adalah ORANG yang BIASA DI LUAR!! Begitu kata beliau. Loh, apa maksudnya? Jadi gini, orang-orang yang berhasil, orang-orang yang sukses meraih prestasinya di tingkat institut, regional, ataupun nasional bahkan internasional seringkali adalah orang yang tidak hanya berkutat pada kuliahnya saja. Mereka-mereka itu juga aktif berkecimpung pada kegiatan ekstra-kampus, seperti organisasi, lomba karya tulis, maupun kegiatan yang sifatnya mengasah bakat di UKM. Yang jelas, tidak hanya 3K saja yang dikerjakan. Kampus, Kantin, Kos. Itu hanyalah mahasiswa pada umumnya. Mahasiswa itu juga ga boleh hanya seperti kura-kura: kuliah-rapat-kuliah-rapat; kunang-kunang: kuliah-nangkring-kuliah-nangkring; atau kuda-kuda: kuliah-dagang-kuliah-dagang. Orang sunda bakal bilang, itu mah biasa atuh.. Engga malu apa dikatain seperti itu??
Lebih lanjut lagi, beliau mengungkapkan suatu fakta yang cukup mengejutkan AL. Beliau mengatakan,
"kuliah di kelas hanya akan memberi kontribusi sebesar 20% pada saat kita bekerja nanti. Sisanya, yang 80%, bisa kita dapat, bisa kita explore, bisa kita cari dari kegiatan luar kampus. Jadi, bagaimana cara menyampaikan presentasi yang baik, bagaimana cara kita mendapatkan perhatian pada saat berbicara di depan orang banyak, atau bagaimana cara kita menulis suatu karya ilmiah yang baik tidak akan diajarkan ketika kita di kelas."
Sungguh kata-kata yang menggugah dan memotivasi saya. Bagaimana dengan sobat BJ?? Semoga bisa termotivasi juga..

Tidak hanya itu, dalam rangkaian acara sosialisasi tersebut juga ada pembicara dari para finalis PIMNAS (Pekan Ilmiah Nasional), baik dari jurusan PWK sendiri maupun dari jurusan lain yakni Sipil. Dari jurusan kami ada Cihe, Amanda, dan Anggaditya sebagai peraih emas di ajang karya tulis ilmiah tingkat nasional tersebut. Mereka memberikan motivasi bagi adik-adik mahasiswa 2010 dalam kegiatan tulis-menulis. Begitu juga pembicara undangan dari Jurusan Teknik Sipil yang juga merupakan pemenang pertama PIMNAS kategori PKM-GT (Gagasan Tertulis), yang memberikan kiat-kiat bagaimana agar motivasi menulis dalam diri kita tidak surut. Seorang sipilis tadi (mahasiswa sipil maksudnya) adalah Danar namanya.
Menurut pengalamannya, sesuatu yang tidak mungkin dan mustahil untuk diwujudkan bisa saja direalisasikan. Karya yang mengantarkannya sebagai pemenang tingkat nasional itu juga berkat pemikirannya yang ekstrem. Kalau orang awam bilang, hal yang ditulisnya itu adalah hal gila dan tidak mungkin dijadikan nyata. Betapa tidak, dosennya sendiri pun yang sudah pakar pada awalnya juga menertawakan apa yang dia tulis. Apa itu? Tulisan yang membuatnya menang di ajang bergengsi itu berjudul "MRaC (Mangrove RhizopodaChitecture)." Konsepnya adalah mendirikan bangunan rumah di atas pohon mangrove.

Bagaimana? Cukup gilakah idenya? :p

Sungguh ajaib, hal yang pada awalnya ditertawakan dan disangsikan kemungkinannya kini dianggap suatu karya yang luar biasa dan dihujani applause saat disebutkan namanya. Dengan sangat bersemangat, dia menyuntikkan motivasi-motivasi penggugah semangat menulis kepada para audience yang hadir di kelas PWK-105 tersebut. Dia membuka pembicaraannya dengan membagi kata-kata mutiaranya.
Allah senantiasa hidup dalam prasangka hamba-Nya.
Maksudnya, apa yang kita pikirkan pasti Allah mengetahuinya. Jika kita khusnudzan, maka Allah akan mengabulkan hal baik tersebut dan akhirnya hal baiklah yang akan terjadi. demikian juga sebaliknya. Daripada itu, Danar memberikan kiat agar kita senantiasa optimis dalam setiap tindakan. Yakni dengan menuliskan apa yang kita cita-citakan dalam sebuah kertas atau di mana pun itu. "Tuliskan 100 hal yang ingin kau capai! Tulis apa-apa saja yang ingin kau capai dalam waktu sebulan, setahun, empat tahun selama kamu menjadi mahasiswa, sepuluh tahun lagi, dua puluh tahun lagi, dan untuk seumur hidupmu!" Begitulah kira-kira dia membagi rahasia suksesnya. Lalu dalam hati, saya berkata "Jangan takut dan malu untuk menulis itu semua! Tulis sebelum waktu tidak mengijinkan kita untuk menulis itu semua!" Perasaan para hadirin yang datang juga ikut bersemangat pada saat itu. Setelah itu, dia membagikan kata mutiaranya yang lain.
Jika kita mendekat pada-Nya dengan Berjalan, maka Allah akan mendekat pada kita dengan BERLARI...
Benar-benar kata yang menggugah jiwa dan raga untuk pantang menyerah. Tanpa dijelaskan pun saya sudah tahu maknanya. Semoga sobat BJ juga bisa termotivasi dan menginterpretasinya (menafsirkan). Selain kedua kalimat di atas, masih ada satu kalimat yang Danar pegang sebagai prinsipnya. Kalimat itu adalah sebagai berikut,
Menulis itu adalah sesuatu yang bisa dipelajari. Walaupun pada awalnya dibutuhkan perasaan kepepet dan dipaksa.
Dari hasil mengikuti acara sosialisasi itu, saya telah banyak belajar. Kata-kata yang disuakan oleh para pembicara seakan-akan telah membangunkan saya dari hibernasi. Memotivasi saya untuk menulis lebih banyak. Lebih aktif. Lebih produktif. Lebih semuanya yang baik-baik. hemm..
Apa saya bisa?
Jawabannya tentu saja: YA, bisa!!
Kalau saya bisa, begitu juga dengan sobat BJ.. ^^


Jazakallah,
AL Share

Jumat, 24 September 2010

Menulis (Writing) - part I

Siapa sih yang tak tahu tentang menulis. Sejak kanak-kanak kita sudah dikenalkan dengan kegiatan ini, dibarengi dengan kegiatan membaca juga tentunya. Sebab tak akan mampu seseorang menulis tanpa menguasai kemampuan baca terlebih dahulu. Menulis sering dianggap sebagai kegiatan yang biasa-biasa saja, tidak istimewa atau bahkan ada yang menganggap itu kegiatan ecek-ecek. Tak penting dan tak berarti apa-apa. Tapi apa yang sebenarnya tersembunyi di balik kekuatan menulis? Tahukah sobat BJ bahwa sejarah tidak akan eksis sekarang apabila tidak ada kegiatan menulis di dalamnya. Kita pasti pernah dengar orang mengatakan “sejarah mencatat bahwa bangsa Indonesia… bla bla bla.” Kata ‘mencatat’ di situ jelas-jelas merupakan bagian dari menulis. Jadi sudah jelas kan kalo menulis itu bukanlah suatu kegiatan yang tidak penting. Coba bayangkan jika dulu para sejarawan tidak menulis apa yang terjadi pada waktu dulu, sekarang kita tak akan tahu sejarah di masa lalu. Sedangkan negara tanpa sejarah bagaikan suatu bentuk tanpa bayangan.

Perlu disadari bahwa kegiatan menulis bukanlah kegiatan yang mudah dilakukan. Dibutuhkan upaya dan kegigihan yang mantap untuk bisa melakukannya dengan baik. Menurut saya, menulis adalah suatu kegiatan di mana proses pengungkapan verbal gagasan seseorang yang direpresentasikan dalam bahasa cetak dengan tujuan apa yang dipikirkan penulis bisa sampai kepada pembaca secara utuh. Nah, apa yang perlu dilakukan agar orang yang membaca tulisan kita tahu apa yang kita pikirkan? Di sinilah letak kesulitan dari kegiatan menulis. Sebab seperti orang berbicara, untuk menyampaikan suatu ide atau gagasan pada orang lain ada banyak sekali cara untuk mengekspresikannya. Hanya saja, kalo bicara tidak perlu menyusun redaksi yang njlimet. Sudah ada ide, langsung dikeluarkan dengan bahasa verbal. Sedangkan menulis tidak sesederhana itu. Proses yang terjadi lebih kompleks.

Dalam menulis, ada kalanya apa yang kita tulis tidak sama dengan apa yang kita pikirkan. Ada yang namanya distorsi di sana. Hal ini disebabkan dalam menulis ada kegiatan lain yang membarenginya. Seperti membuat alur berpikir, mengingat-ingat, menyusun redaksi, lalu proses konversi dari gagasan ke bahasa cetak. Dan semua itu membutuhkan tingkatan fokus yang tinggi. Jika tidak, apa yang kita tulis akan terkesan kacau. Share

Jumat, 17 September 2010

DOA MAJELIS (pembuka, urutan, dan penutup)

1. Doa pembuka
Bismillahirohmanirohim, Assalamualaikum Wr, Wb,


Artinya:
“Segala puji milik Allah. Kami memohon pertolonganNya, dan mohon ampun kepada Nya. Kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diriku dan keburukan amalku. Barang siapa yang diberi petunjuk Allah maka tidak ada siapapun yang dapat menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan Allah maka tidak ada siapapun yang dapat menunjukinya. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, aku mengesakanNya dan tidak mempersekutukanNya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hambaNya dan rosulNya, tidak ada nabi setelah Dia. Ya Allah, berikan sholawat, salam dan kebaikan atas nabi Muhammad, keluarganya dan sahabatnya.”


2. Urutan majelis (contoh …)
Tidak ada suatu kejadian tanpa ijin Allah, karenanya marilah bersama-sama kita panjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT, atas nikmat iman dan islam serta atas perkenannya hingga alhamdulillah pada hari ini kita semua dapat berkumpul bersama di majlis ini.

Bapak/Ibu/Saudara/i sekalian, Insya Allah pada hari ini, Ustadz … akan hadir dan menyampaikan tausyiah dalam acara pengajian rutin Majelis Ta’lim …. hari ini. Majelis ini akan dibagi dua, sesion pertama dengan tadarus dan tajwid Al’Quran, sesion kedua tausyiah dan diskusi bersama Ustadz.

Karenanya susunan acara Majlis ta’lim hari ini adalah :
1. Pembukaan
2. Pembacaan ayat suci al-qur’an oleh : ...
Dengan pembacaan saritilawah oleh : ...
3. Tadarus + Tajwid Al Quran
4. Tausyiah dan diskusi bersama Ustadz ...
5. Penutup (Do’a Penutup)

Demikian susunan acara maj’lis ta’lim hari ini, sebelum acara kita mulai marilah bersama-sama kita membaca basmallah, Bismillahirohmanirohim.

Selanjutnya kepada ... dan ... dipersilakan untuk memulai pembacaan surah ... ayat ...

Alhamdulillahirobil ‘alamin, semoga kumandang ayat suci Al’quran tadi dapat menjadi pahala bagi yang membacakan juga yang mendengarkan, serta dapat menjadi penentram hati dan menjadi cahaya bagi kita semua di alam kubur kelak, amin.

Selanjutnya kepada ... dipersilakan untuk memulai tadarus Al’quran, untuk hari ini dimulai dari surat ...

Bapak/Ibu/Saudara/i rohimakumullah, Alhamdulillah Ustadz ... telah hadir bersama kita, Alhamdulillah juga sesi pertama acara majelis hari ini telah kita laksanakan bersama, selanjutnya kepada Ustadz ... kami persilakan untuk menyampaikan materinya, dan kepada yang ingin bertanya dapat langsung berinteraksi kepada Ustadz serta bisa memanfaatkan moment hari ini sebagai sarana menambah wawasan dan memperkaya batin kita amin

Alhamdulillah, seluruh acara Majelis Ta’lim … hari ini telah selesai dilaksanakan, mudah-mudahan majelis hari ini menjadi jalan bagi kita untuk menjadi orang-orang yang ikhlas, sabar dan tawadhu serta menjadi jalan bagi kita untuk menjadi ahli surga, agar acara hari ini mendapat ridlo dari Allah SWT, kepada … dipersilakan untuk memimpin do’a penutup.

3. Doa penutup

Bapak/Ibu/Saudara/I peserta Majelis Ta’lim rahimakumullah, marilah bersama-sama kita membaca hamdalah, Alhamdulillahirobil alamin, serta membaca doa akhir majelis :


Dari Abu Barzah Al-Aslami radhiyallahu ’anhu ia berkata: “Jika Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam hendak bangun dari suatu majelis beliau membaca: Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika “Maha Suci Engkau ya Allah dan segala puji bagiMu, aku bersaksi bahwa tiada ilah selain Engkau aku mohon ampun dan bertaubat kepadaMu”. Seorang sahabat berkata: “Ya Rasulullah, engkau telah membaca bacaan yang dahulu tidak biasa engkau baca?” Beliau menjawab: “Itu sebagai penebus dosa yang terjadi dalam sebuah majelis.” (HR Abu Dawud 4217)


Lahaula walakuwata ila bilalahil aliyil adzim, wabilahi taufik wal hidayah.

Wassalamu alaikum wr wb.

by: Dodik Kurniawan Share

Sabtu, 11 September 2010

Mengapa Kita Membaca Al-Quran Meskipun Tidak Mengerti Satupun Artinya?


pic's source: eccafresh.blogspot.com


Sebagai seorang muslim, pernahkah terbersit di benak sobat BJ mengapa kita tetap membaca kitab suci kita umat Islam, Al Qur'an, walau tidak sedikitpun arti yang terkandung di dalamnya kita mengerti? To be honest, AL sendiri pernah mengalami dan merasakan hal seperti di atas. AL pernah merenung. Sendiri tentunya. Merenungkan tentang hal ihwal di atas dengan bertanya dalam hati. Jawaban seperti apakah gerangan yang dapat menjawab pertanyaan semacam itu. Lalu muncul inisiatif untuk bertanya kepada orang yang lebih paham. Tapi selalu saja, niat tetap saja jadi niat jika tidak segera ditindaklanjunti. Ya begitulah manusia, sering sekali lupa. Maklum kan ada pepatah mengatakan: Manusia itu tempatnya salah dan lupa. Kalau AL, ya cuma mengangguk saja sambil tersenyum jika mendapati statement seperti itu, pertanda mendukung sepenuhnya. Karena memang AL dasarnya sudah sering melakukan kesalahaan dan kelupaan. Jadii ya gitu dehh. hehe..

Then, by chance, AL menemukan sebuah artikel islami di internet. Subhanallahu walhamdulillah, dari tulisan tersebut bisa mendapat sedikit pencerahan. Nah, mumpung ada kesempatan dan mumpung (juga) AL masih ingat sekarang saya ingin berbagi dengan sobat BJ semua. Semoga kita semua senantiasa diberikan olah Allah tuntunan dan petunjuk kepada jalan-Nya yang lurus, bagai jalannya orang-orang yang diberikan-Nya nikmat bukan jalannya orang-orang yang dimurkai atau sesat. Amin.
Cekidot gan!!! ^^

Seorang muslim tua Amerika tinggal di sebuah perkebunan/area di sebelah timur Pegunungan Kentucky bersama cucu laki-lakinya. Setiap pagi Sang kakek bangun pagi dan duduk dekat perapian membaca Al-qur’an. Sang cucu ingin menjadi seperti kakeknya dan memcoba menirunya seperti yang disaksikannya setiap hari.

Suatu hari ia bertanya pada kakeknya : “ Kakek, aku coba membaca Al-Qur’an sepertimu tapi aku tak bisa memahaminya, dan walaupun ada sedikit yang aku pahami segera aku lupa begitu aku selesai membaca dan menutupnya. Jadi apa gunanya membaca Al-quran jika tak memahami artinya ?

Sang kakek dengan tenang sambil meletakkan batu-batu di perapian, memjawab pertanyaan sang cucu : “Cobalah ambil sebuah keranjang batu ini dan bawa ke sungai, dan bawakan aku kembali dengan sekeranjang air.”

Anak itu mengerjakan seperti yang diperintahkan kakeknya, tetapi semua air yang dibawa habis sebelum dia sampai di rumah. Kakeknya tertawa dan berkata, “Kamu harus berusaha lebih cepat lain kali “.

Kakek itu meminta cucunya untuk kembali ke sungai bersama keranjangnya untuk mencoba lagi. Kali ini anak itu berlari lebih cepat, tapi lagi-lagi keranjangnya kosong sebelum sampai di rumah.

Dengan terengah-engah dia mengatakan kepada kakeknya, tidak mungkin membawa sekeranjang air dan dia pergi untuk mencari sebuah ember untuk mengganti keranjangnya.

Kakeknya mengatakan : ”Aku tidak ingin seember air, aku ingin sekeranjang air. Kamu harus mencoba lagi lebih keras. ” dan dia pergi ke luar untuk menyaksikan cucunya mencoba lagi. Pada saat itu, anak itu tahu bahwa hal ini tidak mungkin, tapi dia ingin menunjukkan kepada kakeknya bahwa meskipun dia berlari secepat mungkin, air tetap akan habis sebelum sampai di rumah. Anak itu kembali mengambil / mencelupkan keranjangnya ke sungai dan kemudian berusaha berlari secepat mungkin, tapi ketika sampai di depan kakeknya, keranjang itu kosong lagi. Dengan terengah-engah, ia berkata : ”Kakek, ini tidak ada gunanya. Sia-sia saja”.

Sang kakek menjawab : ”Nak, mengapa kamu berpikir ini tak ada gunanya?. Coba lihat dan perhatikan baik-baik keranjang itu .”

Anak itu memperhatikan keranjangnya dan baru ia menyadari bahwa keranjangnya nampak sangat berbeda. Keranjang itu telah berubah dari sebuah keranjang batu yang kotor, dan sekarang menjadi sebuah keranjang yang bersih, luar dan dalam. ” Cucuku, apa yang terjadi ketika kamu membaca Qur’an? Boleh jadi kamu tidak mengerti ataupun tak memahami sama sekali, tapi ketika kamu membacanya, tanpa kamu menyadari kamu akan berubah, luar dan dalam.(*)


*source Share

Selasa, 31 Agustus 2010

Indonesia - Malaysia Memanas



Dari judulnya aja pasti sobat BJ udah paham apa yang mau dibahas di edisi posting kali ini. Akhir-akhir ini memang gejolak antara Indonesia a.k.a. Indo dan Malaysia a.k.a. Malay semakin panass aja. To be honest, sudah hampir seminggu ini AL ga liat TV maupun ngikuti berita di media cetak. Tapi dengan aktivitas yang sifatnya santai via online aja seperti nge-blog, FB, twitter, de el el.. hubungan negara yang tetanggaan ini pun kecium juga, pastinya secara ga sengaja. Barusan tadi AL buka FB, trus ada notif merah di tab message. Setelah dicek, di situ ditulis sesuatu yang nadanya nyuruh lapor penyalahgunaan suatu blog. Awalnya AL kira itu spam, ehh ternyata selidik punya selidik itu emang blog yang tidak berjalan di jalan yang lurus alias mengandung SARA. Akhirnya pusing-pusing (baca: muter-muter) deh, baca sana baca sini, posting sana posting sini buat menginfokan ketidakbaikan yang AL temui itu. Whereas, AL sejak awal udah sengaja menghindari berita-berita kaya gitu karna jujur aja AL ga suka dengan pertikaian. Secara, AL kan orangnya plegmatis dan otomatis cinta damai.. ciee cieeeee... hush!

Back to topic!

Sebelum sobat BJ ngecek ke TKP, AL pengen ngasih beberapa uneg-uneg yang sayang kalo dibuang gitu aja. Emangnya makanan?!
Layaknya kehidupan dua insan, hubungan yang terjalin biasanya mengalami pasang surut. Kadang rukun kadang juga berselisih. Hal itu ternyata juga berlaku untuk orang yang bertetangga. Itu juga kategori tetanggaan yang masih belum bisa dianggap normal menurut kacamata AL. Karena yang namanya tetangga adalah apa yang ada dalam pepatah: "keluarga yang paling dekat dengan kita adalah tetangga, jadi kita kudu akur dan tol menol (tolong-menolong, red) satu sama lain." Ingat kan dengan pepatah itu?? Kalo ga ingat berarti emang bunyi pepatahnya ga seperti itu. :hammer: hahaha
Maklum, namanya juga lupa-lupa ingat.

No matter what, AL tetap setuju sama substansi yang tertuang dalam pepatah di atas. Kalo kita punya keluarga tapi rumah mereka jauh maka akan merepotkan juga kan kalo kita butuh apa-apa perginya ke mereka. Palingan kita minta bantuan pada orang yang dekat dengan rumah nkita. Siapa itu?? Jawabnya: TETANGGA. Itu semua disebabkan karena faktor jarak. Jaraklah yang menjadikan kita sulit mengakses lokasi keluarga kita "yang sebenarnya" berada. Tidak jarang dari kita yang hidup berumah tangga dengan tempat tinggal yang jauh dari rumah keluarga. Atau bahkan kita semua hidup jauh dari keluarga asal kita. Hal semacam itu tidaklah mengherankan apalagi di kota-kota besar. Balik lagi ke yang namanya tetangga. Tetangga adalah seseorang atau sekelompok orang yang tinggalnya berdampingan dengan rumah yang kita tempati. Sekelompok orang yang dimaksud seringkali adalah sebuah keluarga. Nah, hubungan antar-tetangga seharusnya harmonis. Karena bagaimana pun juga jika terjadi sesuatu dengan diri kita-dalam konteks ini menyangkut segala sesuatu di rumah-maka orang yang bisa dan biasanya tanggap dengan itu semua ya cuma tetangga. Jelas, walaupun kita tidak punya hubungan darah secara langsung dengan tetangga tapi bila terjadi sesuatu dengan kita kesiapsiagaan merekalah yang bisa diharapkan.

Ngomong-ngomong hidup bertetangga dalam lingkup yang lebih besar, sobat BJ tau dong negara mana aja yang bisa kita sebut sebagai negara tetangga?? Yup, cukup banyak memang mengingat bahwa negara tercinta Indonesia ini merupakan archipelago alias negara kepulauan. Jadi secara langsung akan berdampak pada batas wilayah yang bisa dikatakan semburat.
Tapi taukah sobat, negara mana yang setipe sama Indonesia?? Tepat sekali!! Malaysia jawabannya. Setipe di sini maksudnya punya satu karakter yang boleh dikatakan cocok mencocok alias klop. Karena yang satu senengnya 'mancing' dan yang satu seneng 'dipancing'. Ga percaya?? Lihat di sini nih, sobat. .
Coba perhatiin deh komenk-komenknya. Engga banget kan.. AL aj miris bacanya. Masa kita tetanggaan malah saling hina?! Ya ga salah kalo selama ini AL menjauhi berita baik media elektronik dan media cetak yang mengabarkan desas-desus antara kedua belah pihak. hemm.. Bikin pusing soalnya.

Kalo udah gitu, AL setubuh ni sama pendapatnya Alunk yang bunyinya kira-kira seperti ini:
"Kalo RI perang sama AS, gw maju paling depan....
Tpi kalo ma Malaysia, gw mending nonton. . . . .
Kenapa???
Karna sudah pasti di sini teriak ALLOH'HUAKBAR... Di sebrang sana juga teriak ALLOH'HUAKBAR..... . . . Dan udah pasti kafir teriak Senang....!"


Kalo sobat BJ semua, apa komenknya?? Share

Jumat, 27 Agustus 2010

Sudah Siapkah Kita Menyambut JODOH??

Apa yang sobat pikirkan ketika baca judul di atas??
Mungkin ada yang mikir: emm.. aduh gimana ya? begini begitu bla bla bla…
Atau mungkin: halah, itu lagi.. itu lagi.. yang dibahas. bosen ahh..

Dari dua ekspresi di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa ada dua macam kepribadian yang memberikan respon berbeda bila ada topik bahasan yang sama. Yang satunya begitu tertarik bila diajak berdiskusi tentang masalah perjodohan. Sedang lainnya tidak menggubris, sok santai atau kata lainnya acuh tak acuh. Mungkin kita tidak perlu memikirkan semua respon tersebut dalam-dalam, tapi yang perlu kita renungkan adalah bagaimana sebaiknya kita merespon tentang hal-hal yang terkait jodoh. Apa yang harus kita perbuat untuk menyambut soulmate yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Mengetahui, Allah SWT itu. Itulah yang akan dibahas di posting edisi kali ini…

Sobat BJ semua, sudahkah sobat mengetahui apa itu jodoh??
Dalam KBBI, jodoh memiliki arti:

“orang yang cocok menjadi suami atau istri; pasangan hidup; sesuatu yang cocok sehingga menjadi sepasang/pasangan”

Nah, itu tadi definisi jodoh menurut KBBI. Definisi tersebut bisa berbeda dengan banyak versi lain. Kalo menurut sobat BJ sendiri definisi jodoh itu kayak apa??

AL sendiri sepakat dengan jodoh menurut kamus di atas. Dalam hemat AL, jodoh berarti seseorang yang mengisi lembaran hidup kita dengan coretan penuh makna. Coretan tersebut bisa bersifat positif ataupun negatif. Katakanlah ada seorang penulis, bila ada orang iseng ngasih coretan di lembaran kertas kosongnya mungkin si empunya kertas bakal ngeliat coretan itu terus berkomentar: “wah, coretan ini bagus maka akan kurapikan dan kulanjutkan hingga menjadi cerita yang utuh”. Bisa jadi penulisnya bilang: “apaan nih?!! Merusak tulisanku aja!” lalu meremas kertasnya lantas membuangnya ke tempat sampah. Atau “ahh ga papa, selama ga merusak karyaku akan kubiarkan coretan ini tetap di sini.”

Did you get the point?

Respon si penulis tadi bisa sangat berbeda sesuai dengan karakter dan sikon (situasi dan kondisi)-nya masing-masing. Respon pertama menganggap bahwa orang yang mengisi harinya dengan beberapa coretan makna hidup tersebut adalah orang yang tepat dan baik untuknya. Lalu dia pun memutuskan untuk melanjutkan hubungan ke tahap selanjutnya. Respon kedua beranggapan bahwa orang yang mencoret-coret lembaran hidupnya tersebut sebagai seorang yang menyebalkan kemudian penulis akhirnya memutuskan hubungan dengannya dengan cara yang kurang baik. Sedang yang ketiga merespon dengan cara yang datar, mungkin dalam kehidupan sehari-hari biasa kita temui satu pasangan yang telah menjalin hubungan cukup lama akhirnya menjadi teman biasa dan tidak berakhir sebagai orang yang spesial satu sama lain. Ilustrasi di atas sebenarnya hanyalah sekelumit contoh yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Sudah barang tentu masih ada banyak sekali cara pandang yang berbeda dalam realita.

Lalu apa hubungan antara ilustrasi tersebut dengan judul tulisan ini? Hubungannya ya baik-baik saja. Hehehe..

Di edisi kali ini AL sekedar mau memberikan sedikit masukan atau saran kepada sobat BJ semua dalam menanggapi masalah jodoh ini. Sebelum menulis posting ini, AL telah membaca beberapa artikel salah satunya di sini yang menyebutkan bahwa jodoh bukanlah Qadha’. Artinya manusia masih bisa mengusahakan untuk dirinya sendiri. Namun kita tidak boleh lupa bahwa Allah telah berfirman dalam Al Qur’an surat Al- Baqarah ayat 216 dan Adz-Dzariyat ayat 22 yang berbunyi sebagaimana berikut:
“..Boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal ia baik bagi kamu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal itu tidak baik bagi kamu. Allah Mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: ayat 216)

“Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezekimu dan apa yang di janjikan kepadamu.” (Adz-Dzariyat: ayat 22)

Dari situ seharusnya kita tetap berasumsi walaupun bukan merupakan suatu Qada’ jodoh tidak pernah terlepas dari kekuasaan Allah SWT. Sebagaimana doa kita selepas shalat:
Rabbana hablana min azwajina wadzurriyatina qurrata a’yun waj’alna lil muttaqina imama (QS. Al Furqaan: 74)
Artinya: "Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.”

Keluarga yang membahagiakan, putra-putri yang menenteramkan hati, dan suami shaleh atau istri shalihah semuanya adalah anugerah Allah, rezeki yang diberikan oleh Allah kepada kita. Maka untuk mendapatkannya kita harus berikhtiar terlebih dahulu. Gimana caranya? Gampang.. Karena apa yang kita anggap baik menurut versi kita sendiri belum tentu baik menurut Allah, maka yang perlu sobat BJ lakukan adalah dengan berdoa dan memohon kepada-Nya agar diberikan jodoh yang paling baik. Apa yang Allah berikan ya itulah yang terbaik untuk kita. Karena apa yang kita dapat itu sebenarnya sepadan dengan apa yang telah kita perbuat selama ini. Kalo kita selama ini senantiasa berbuat baik maka kita akan balasan yang baik pula, sebaliknya bila kita senang berbuat buruk maka keburukanlah yang akan kita dapat. Hal itu sangatlah sesuai dengan apa yang tertuang dalam Surat An-Nur ayat 26 di bawah ini:
Ù„ْخـَبِيـْثــاَتُ Ù„ِÙ„ْØ®َبِÙŠْثـِÙŠْÙ†َ Ùˆَ اْلخَبِÙŠْØ«ُــوْÙ†َ Ù„ِÙ„ْØ®َبِÙŠْثاَتِ Ùˆَ الطَّÙŠِّبَاتُ Ù„ِلطَّÙŠِّبِÙŠْÙ†َ Ùˆَ الطَّÙŠِّبُÙˆْÙ†َ Ù„ِلطَّÙŠِّبَاتِ.
Artinya: “ Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik.” (Qs. An Nur:26)

Oleh karenanya, kalo kita menghendaki punya pasangan atau jodoh yang baik so all we need to do is improve ourself first. Perbaiki diri sendiri dulu baru minta yang baik-baik. Kita harus banyak-banyak bercermin dan bermuhasabah (introspeksi diri). Lalu tanya pada siri sendiri:Sudah sebaik apakah kita sekarang? Pantaskah kita menerima jodoh yang yang dianugerahkan Allah jika kita sendiri seperti ini?


Semua itu adalah kiat untuk menjemput jodoh yang kita dambakan. Dan dari apa yang AL tulis memungkinkan banyak sekali memuat pandangan yang sifatnya subyektif. Apabila suatu kebenaran dan kebaikan maka itu datangnya semata-mata dari Allah SWT. Sedangkan bila ada kesalahan maka itu datang dari diri AL pribadi.

Berhubung sekarang mau bedug Maghrib, AL sampaikan:
Selamat ngabuburit sobat BJ semua.
N’ have a nice break-fast. . ^^ Share

Kamis, 19 Agustus 2010

Sungguh Ironis Apa yang Terjadi Sekarang. .

Setelah AL baca postingan di sini, AL merasa perlu untuk men-share-nya kepada temen-temen semua. Karena isinya seolah-olah bisa “menyentil” kebiasaan yang kita lakukan di kehidupan sehari-hari. Semoga sharing ini bisa membantu menambah khasanah pengetahuan kita tentang Ad-Dien (agama) yang paling benar, tak lain dan tak bukan adalah Islam, khususnya yang berkenaan dengan ritual ibadah kita.
Berikut adalah isi dari postingan tersebut dengan sedikit perubahan di sana-sini. .
Please, monggo, silahkan enjoy it!

Sungguh IRONIS… uang Rp 20.000an kelihatan begitu besar bila dibawa ke kotak amal mesjid, tapi begitu kecil bila kita bawa ke supermarket.
Sungguh IRONIS… 45 menit terasa terlalu lama untuk berzikir, tapi betapa pendeknya waktu itu untuk pertandingan sepakbola.
Sungguh IRONIS… betapa lamanya 2 jam berada di Masjid, tapi betapa cepatnya 2 jam berlalu saat menikmati pemutaran film di bioskop.
Sungguh IRONIS… susah merangkai kata untuk dipanjatkan saat berdoa atau sholat, tapi betapa mudahnya cari bahan obrolan bila ketemu teman.
Sungguh IRONIS… betapa serunya perpanjangan waktu di pertandingan bola favorit kita, tapi betapa bosannya bila imam sholat Tarawih bulan Ramadhan kelamaan bacaannya.
Sungguh IRONIS… susah banget baca Al-Quran 1 lembar saja, tapi novel best-seller 1000 halaman pun habis dilalap.
Sungguh IRONIS… orang-orang pada berebut paling depan untuk nonton sepakbola atau konser tapi berebut cari shaf paling belakang bila Jumatan agar bisa cepat keluar.
Sungguh IRONIS… kita perlu undangan pengajian 3-4 minggu sebelumnya agar bisa disiapkan di agenda kita, tapi untuk acara lain jadwal kita gampang diubah seketika.
Sungguh IRONIS… susahnya orang mengajak partisipasi untuk dakwah, tapi mudahnya orang berpartisipasi menyebar gossip.
Sungguh IRONIS… kita begitu percaya pada yang dikatakan koran, tapi kita sering mempertanyakan apa yang dikatakan Al Quran.
Sungguh IRONIS… semua orang pinginnya masuk surga tanpa harus beriman, berpikir, berbicara ataupun melakukan apa-apa.
Sungguh IRONIS… kita bisa ngirim ribuan jokes lewat email, tapi bila ngirim yang berkaitan dengan ibadah / pengetahuan ke-Islaman sering mesti berpikir dua kali.

“Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang mukmin bahwa sesungguhnya bagi mereka karunia yang besar dari Allah.”(QS. 33:47)
Share

Sabtu, 14 Agustus 2010

Few Information (read: sharing) from BALI

"Hola, my friends.
How's life today?
Long time no see, long time no update. . Where have you been??"


Mungkin seperti itulah kiranya pertanyaan yang teman-teman ingin sampaikan pada AL karena udah gemes lama menanti update-an blog ini. (Lhah, kok jadi Ge Er gini yah :p). Jadi kemaren itu gini lo critanya.. Setelah menempa latihan yang sangat berat di Perguruan EECC Pare, tempat di mana ilmu-ilmu kanuragan ke-bahasainggris-an dilatih secara intensif oleh para suhu yang berilmu tinggi kurang lebih selama 5 minggu (Woy, kebablasan cing!! Wokey, back to the rite path :p), AL langsung bertolak ke Bali untuk menjajal kemampuan yang telah diasahnya itu. Tapi penyelenggara trip to bali itu bukanlah EECC, melainkan Harvard ELC, salah satu perguruan ke-bahasainggris-an asuhan Mr. John.

Berangkat pada Hari Jumat tanggal 6 Agustus 2010 pukul 02.00 pm. Sampai di Hotel Made, Kabupaten Bedugul, Bali sekitar pukul 07.00 am keesokan harinya. Setelah sarapan, mandi dan persiapan segala macem AL langsung melanjutkan perjalanan ke Nusa Dua, salah satu bagian paling selatan Pulau Bali. Di sana rombongan disambut oleh pemandangan pantai nan indah dan kental dengan aksen Bali, yakni banyak ditemukan turis asing. Karena di sini memang merupakan tempat rekreasi yang menyuguhkan berbagai macam permainan air (water sport), antara lain:
Parasailing (1x round) : Rp. 90.000,-
Banana Boat (15 menit) : Rp. 75.000
Jet Ski (15 menit) : Rp. 150.000
Flying Fish (15 menit): Rp. 170.000
Snorkeling ( 1 jam): Rp. 175.000
Scuba Diving ( 1 jam): Rp. 260.000
Glassbottom+Turtle Island ( 1 jam) : Rp. 400.000/kapal, maximum isi 10 orang*

*source

Sementara, paket yang dipilih penulis adalah yang terakhir. Akan tetapi biaya yang harus dibayar tidaklah semahal itu, cukup Rp 250 ribu/kapal untuk 10 orang kita sudah bisa nyingklak untuk menempuh perjalanan ke Tanjung Benoa. Butuh sekitar 20-30 menit untuk sampai ke titik tujuan yang biasa disebut “pulau penyu” tersebut. Di atas kapal para penumpang disuguhi oleh penampakan bawah permukaan air laut. Sesampainya di Tanjung Benoa, rombongan langsung diberi kesempatan untuk take a pictures sepuas-puasnya. Karena di tempat ini terdapat banyak sekali hewan yang bisa diajak berfoto bersama, tentu saja penyu sebagai opsi utamanya. Di sini pengunjung tidak perlu khawatir harus membayar sejumlah uang, karena kita hanya perlu menyumbang seikhlasnya untuk perawatan hewan-hewan di sana. Sangat perhatian pada pengunjung yang lagi bokek. :p

Setelah puas menikmati keindahan Tanjung Benoa dan Nusa Dua, AL lantas melanjutkan perjalanan ke Pantai Kuta. Pantai yang wajib dikunjungi bila kita singgah di Bali. Di sana rombongan tiba tepat pada waktu Ashar, kurang lebih pukul 04.10 pm WITA atau 03.10 pm WIB (standar waktu yang digunakan di sini menggunakan WIB, kecuali yang disebut khusus). Selepas have midday and afternoon prayer rombongan melaksanakan misi utama yang diemban sejak dari Pare, yakni “FINAL EXAM of English Ability” yang dihelat di Kuta. Di sini masing-masing individu harus mengadu kemampuan Bahasa Inggris mereka dengan para bule yang berceceran di pantai. (Aduh, bahasanya ndak umum pak!!). Waktu yang diberikan adalah sampai pukul 07.00 pm, so AL masih bisa menikmati view sunset dan menyempatkan diri jalan-jalan ke monumen Bom Bali I di Jalan Legian. Hmm.. bener-bener exam yang menyenangkan hati dan bikin puass. ^^

Setelah misi utama selesai, keesokan harinya rombongan berpencar untuk shopping di Sukowati dan Joger. AL termasuk rombongan yang beruntung karena bisa ikut ke kedua tempat tersebut. Di Sukowati, kemampuan yang tidak diujikan pada saat exam malah benar-benar dipertanyakan. Kemampuan yang dimaksud adalah bargaining atau kemampuan tawar-menawar. “Seberapapun harga awalnya sebisa mungkin tawarlah dengan harga sepuluh ribu (10K IDR).” Itulah ilmu prinsip yang diturunkan salah seorang kawan yang sudah pernah menjelajah ke pelosok Pasar Tradisional Sukowati. Bocoran yang benar-benar berguna bagi orang awam macam penulis ini. Puas memborong barang-barang (termasuk barang yang tidak dibutuhkan T_T) rombongan bertolak ke shopping center yang menjadi maskot Bali, Joger. Butuh waktu sekitar 1 jam perjalanan dari Sukowati ke Joger. Di Joger rombongan hanya disediakan waktu 1 jam untuk belanja, karena memang di sana tidak dibutuhkan bargaining ability lagi disebabkan semua barang yang ada tidak untuk ditawar. All we need is kejelian mata dan ketelitian akan barang-barang bagus. Akan tetapi, dengan sifat bawaan manusia bergolongan darah B ini, waktu yang tergolong cukup lama untuk belanja tersebut tetap saja dirasakan kurang bagi penulis. Sehingga pada akhirnya penulis kena "semprot" dari para rombongan lain. Gimana enggak, lha wong telatnya setengah jam sendiri. . hehe

Selesai dengan urusan berbelanja, AL melanjutkan perjalanan beserta rombongan menuju the last destination point, Tanah Lot. Apa aja yang ada di sana?? Pada kenyataannya, tempat ini tidak begitu istimewa. Hanya ada pasar tradisional, pantai berpemandangan menarik, dan Pura yang terpisah oleh daratan bila air pasang datang. Di sana ada banyak sekali spot-spot yang bisa dijadikan background foto, tentu saja dengan kualitas view yang menawan. (Lah, berarti itu tempat istimewa dong?! Bukannya semua yang telah dikunjungi di Bali, semua ada di satu tempat itu?? >.<). Yaa, bisa dibilang seperti itu. . ^^ (gak konsisten nih yang nulis. . :p)

Akhirnya setelah rombongan memuaskan diri menikmati pemandangan di Tanah Lot, rombongan bertolak dari Bali menuju titik awal mereka berada sebelumnya, Pare. Dengan rincian waktu kepulangan pukul 05.00 pm, sampai di Pelabuhan Gilimanuk pukul 09.00 pm, di Ketapang pukul 09.45 pm, mampir di rumah makan Situbondo pukul 12.45 am (sayang sekali karena keterbatasan memori, si penulis lupa nama rumah makan tersebut. .), dan sampai di Pare pada pukul 07.00 am Hari Senin. Yang berarti ada selisih antara waktu yang dibutuhkan dalam perjalanan berangkat dan pulang selama 3 jam. Untuk yang satu ini penulis juga kurang begitu paham akan faktor yang menjadi penyebabnya. Yang jelas, biaya yang dikenakan untuk perjalanan, makan, dan menginap not so expensive. Cukup dengan 250K IDR, sudah bisa berpartisipasi dengan fasilitas bus ber-AC, makan 7x, dan menginap di hotel. Yaah, itu cuma sekedar sharing aja. Mudah-mudahan para pembaca bisa memetik hikmah dari kebodohan-kebodohan yang dilakukan selama perjalanan ke Bali yang kedua penulis tersebut. . . Share

Sabtu, 17 Juli 2010

Yang "paling" dalam Islam

Walaupun mungkin sudah banyak yang pernah membaca tulisan ini, tapi tidak ada salahnya jika kita ingat kembali di bulan Sya'ban ini dalam rangka menyambut datangnya bulan Suci Ramadhan. Hope it is useful for us...

Suatu hari, Imam Al Ghozali berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu Imam Al Ghozali bertanya....
Pertama, "Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?"....
Murid-muridnya menjawab : "orang tua, guru, kawan, dan sahabatnya". Imam Ghozali menjelaskan semua jawapan itu BENAR. Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah MATI. Sebab itu sesuai janji Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati (Q.S. Ali Imran 185) . Maka jangan menunda-nunda berbuat baik, bahkan perbanyaklah berbuat baik untuk bekal setelah mati.
Kedua, "Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?". Murid -muridnya menjawab : "negara Cina, bulan, matahari dan bintang-bintang" . Lalu Imam Ghozali menjelaskan bahawa semua jawaban yang mereka berikan itu adalah BENAR. Tapi yang paling benar adalah MASA LALU. Walau dengan apa cara sekalipun kita tidak dapat kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari esok dan yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Rasulullah, dan berpegang kepada kitabullah. Rasulullah mengingatkan kita manusia yang beruntung apabila hari ini lebih baik dari hari kemarin. Kalu hari ini sama dengan hari kemarin kita merugi, apalagi kalau hari ini lebih jelek dari hari kemarin....
Ketiga, "Apa yang paling besar di dunia ini?". Murid-muridnya menjawab : "gunung, bumi dan matahari". Semua jawaban itu BENAR kata Imam Ghozali. Tapi yang paling benar apa yang besar di dunia ini adalah NAFSU (Q.S. Al-A'Raf 179). Maka kita harus berhati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka.
Keempat, "Apa yang paling berat di dunia ini?". Ada yang menjawab : "besi dan gajah". Semua jawaban adalah BENAR, kata Imam Ghozali, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH (Q.S. Al-Ahzab 72). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka untuk menjadi khalifah (pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya menyanggupi permintaan Allah SWT, sehingga banyak dari manusia masuk ke neraka karena ia tidak dapat memegang amanahnya.
Kelima, "Apa yang paling ringan di dunia ini?" Ada yang menjawab : "kapas, angin, debu dan daun-daunan". Semua itu BENAR kata Imam Ghozali, tapi yang paling ringan di dunia ini adalah MENINGGALKAN SHOLAT. Gara-gara pekerjaan, kita meninggalkan sholat; gara-gara rapat, kita meninggalkan sholat gara-gara ngobrol kita meninggalkan sholat ... Keenam "Apakah yang paling tajam di dunia ini?" Murid-muridnya menjawab dengan serentak : "pedang". BENAR, kata Imam Ghozali, tapi yang paling tajam adalah LIDAH MANUSIA. Karena melalui lidah, ,manusia selalu menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri, bahkan kita bisa kehilangan teman atau saudara gara-gara lidah... Share

Speech in English (Pidato dalam Bahasa Inggris)

Sohib2 semuanya, di sini aku mau sekedar sharing aja. Aku ada contoh teks pidato dalam Bahasa Inggris. Teks ini yang kemaren aku pake pada saat pidato di Weekly Meeting EECC, Pare. Semoga bermanfaat. . . Cekidot!

PEMBUKA
Assalamu'alaikum warahmatullohi wabarokatuh,
Honorable Mr. X, the director of EECC;
Honorable all the teacher of EECC;
Respectable Mr. Q, the Chief of Weekly Meeting Program; and
All of my friend whom I love.

Ladies and Gentlement,
First of all, let's pray and thank unto our God, Allah SWT, who has been giving us mercies and blessing so we can attend and gather in this nice meeting without any trouble and obstacle.
Secondly, shalawat and salam always be given to our prophet, Muhammad SAW, who has guided us from the darkness to the brightness namely Islam Religion.
Thirdly, I don't forget to say thank you for the MC who has given me chance to speak in front of you all.

Ladies and Gentlement,
Standing in front of you all, I would like to deliver my speech by the title "Television Effect for Kids".

ISI
Television Effect for Kids

In present day, television (TV) becomes one of important things of a family life. Every family almost has this magic box at their home. Is there anyone here who doesn’t have TV at home?
Perhaps, some of us have habit that doing our activity while watching TV. Even, not a few of us take TV as entertainer, babysitter, and teacher. Unfortunately, the activity has very bad for us. TV is actually like a knife, it always has two side on them. In one side, there is advantages. But, on the other hand it has disadvantages too.
In the early days of development, the TV is an object which is very useful especially for the spreading of information. When there are events, can be directly reported in the same day or when the incident took place directly (LIVE). It's amazing. However, TV program in Indonesia now dominated by entertainment and promotion matter. Those program contain many unproper and uneducate matter.
And how about its effect for the children?
As we know that Indonesian television program now presents many adult programs than for kids. On prime time when the kids still up, there are bunch of unproper program that kids shouldn’t watch.
Television effect on children is considered quite worrisome and needs to get serious attention from parents, because beside of reducing the hours of sleep that result in psychological disturbance also affects mental health of children. Influence and development of children after watching violent media impressions during the pre-school will result in child psychology is becoming harder in their society.
There are several ways that parents can do to reduce the impact of TV on children:
1. Giving a time limit for watching television;
2. Putting the TV in the room that is rarely used;
3. Selecting the program and accompaning the child while watching TV;
4. Preparing an alternative activity; and
5. Reading a book.

PENUTUP
That's all of my speech, I hope it is useful for us and I apologise if found many mistake from my speech. Thanks for your nice attention and the last I say..
Assalamu'alaikum warahmatullohi wabarokatuh.

I give time back to the MC. Share

Minggu, 11 Juli 2010

Ramalan Karakteristik Seseorang Melalui Golongan Darahnya

Tulisan ini cuma repost dari link ini. Tujuannya pun sederhana, cuma sebagai tambahan literatur terkait golongan darah. Nambah wawasan gitu.. ^^

Golongan Darah: A, B, O, AB

Di Jepang, ramalan tentang seseorang lebih ditentukan oleh golongan darah daripada zodiak atau shio. Kenapa? Katanya, golongan darah itu ditentukan oleh protein-protein tertentu yang membangun semua sel di tubuh kita dan oleh karenanya juga menentukan psikologi kita. Benar apa tidak?

SIFAT SECARA UMUM
A : Terorganisir, konsisten, jiwa kerja-sama tinggi, tapi selalu cemas (krn perfeksionis) yg kadang bikin org mudah sebel, kecenderungan politik: 'destra'
B: nyantai, easy going, bebas, dan paling menikmati hidup, kecenderungan politik: 'sinistra'
O : berjiwa besar, supel, gak mau ngalah, alergi pada yg detil, kecenderungan politik: 'centro'
AB : unik, nyleneh, banyak akal, berkepribadian ganda, kecenderungan politik

Yg paling gampang ngaret soal waktu
1 B (krn nyantai terus)
2 O (krn flamboyan)
3 AB (krn gampang ganti program)
4 A (krn gagal dalam disiplin)

Yg paling susah mentolerir kesalahan orang
1 A (krn perfeksionis dan narsismenya terlalu besar)
2 B (krn easy going tapi juga easy judging)
3 AB (krn asal beda)
4 O (easy judging tapi juga easy pardoning)

Yg paling bisa dipercaya
1 A (krn konsisten dan taat hukum)
2 O (demi menjaga balance)
3 B (demi menjaga kenikmatan hidup)
4 AB (mudah ganti frame of reference)

Yg paling disukai utk jadi teman
1 O (orangnya sportif)
2 A (selalu on time dan persis)
3 AB (kreatif)
4 B (tergantung mood)

Kebalikannya, teman yg paling disebelin/tidak disukai
1 B (egois, easy come easy go, maunya sendiri)
2 AB (double standard)
3 A (terlalu taat dan scrupulous)
4 O (sulit mengalah)


MENYANGKUT OTAK DAN KEMAMPUAN

Yg paling mudah kesasar/tersesat
1 B
2 A
3 O
4 AB

Yg paling banyak meraih medali di olimpiade olah raga
1 O (jago olah raga)
2 A (persis dan matematis)
3 B (tak terpengaruh pressure dari sekitar. Hampir seluruh atlet judo, renang dan gulat jepang bergoldar B)
4 AB (alergi pada setiap jenis olah raga)

Yg paling banyak jadi direktur dan pemimpin
1 O (krn berjiwa leadership dan problem-solver)
2 A (krn berpribadi 'minute' dan teliti)
3 B (krn sensitif dan mudah ambil keputusan)
4 AB (krn kreatif dan suka ambil resiko)

Yg jadi PM jepang rata2 bergolongan darah
1 O (berjiwa pemimpin)

Yg paling gampang nabung
1 A (suka menghitung bunga bank)
2 O (suka melihat prospek)
3 AB (menabung krn punya proyek)
4 B (baru menabung kalau punya uang banyak)

Yg paling kuat ingatannya
1 O
2 AB
3 A
4 B

Yg paling cocok jadi MC
A (kaya planner berjalan)

Mahasiswa Tokyo Univ pada umumnya bergol darah
B

MENYANGKUT KESEHATAN

Yg paling panjang umur
1 O (gak gampang stress, antibodynya paling joss!)
2 A (hidup teratur)
3 B (mudah cari kompensasi stress)
4 AB (amburadul)

Yg paling gampang gendut
1 O (nafsu makan besar, makannya cepet lagi)
2 B (makannya lama, nambah terus, dan lagi suka makanan enak)
3 A (hanya makan apa yg ada di piring, terpengaruh program diet)
4 AB (Makan tergantung mood, mudah kena anoressia)

Paling gampang digigit nyamuk
O (darahnya manis)

Yg paling gampang flu/demam/batuk/ pilek
1 A (lemah terhadap virus dan pernyakit menular)
2 AB (lemah thd hygiene)
3 O (makan apa saja enak atau nggak enak)
4 B (makan, tidur nggak teratur)

Apa yg dibuat pada acara makan2 di sebuah pesta
O (banyak ngambil protein hewani, pokoknya daging2an)
A (ngambil yg berimbang. 4 sehat 5 sempurna)
B (suka ambil makanan yg banyak kandungan airnya spt soup, soto, bakso dsb)
AB (hobby mencicipi semua masakan, 'aji mumpung')

Yg paling cepat botak
1 O
2 B
3 A
4 AB

Yg tidurnya paling nyenyak dan susah dibangunin
1 B (tetap mendengkur meski ada Tsunami)
2 AB (jika lagi mood, sleeping is everything)
3 A (tidur harus 8 jam sehari, sesuai hukum)
4 O (baru tidur kalau benar2 capek dan membutuhkan)

Yg paling cepet tertidur
1 B (paling mudah ngantuk, bahkan sambil berdiripun bisa tertidur)
2 O (Kalau lagi capek dan gak ada kerjaan mudah mengantuk)
3 AB (tergantung kehendak)
4 A (tergantung aturan dan orario)

Penyakit yg mudah menyerang
A (stress, majenun/linglung)
B (lemah terhadap virus influenza, paru-paru)
O (gangguan pencernaan dan mudah kena sakit perut)
AB (kanker dan serangan jantung, mudah kaget)

Apa yg perlu dianjurkan agar tetap sehat
A (Krn terlalu perfeksionis maka nyantailah sekali-kali, gak usah terlalu tegang dan serius)
B (Krn terlalu susah berkonsentrasi, sekali-kali perlu serius sedikit, meditasi, main catur)
O (Krn daya konsentrasi tinggi, maka perlu juga mengobrol santai, jalan-jalan)
AB (Krn gampang capek, maka perlu cari kegiatan yg menyenangkan dan bikin lega).

Yg paling sering kecelakaan lalu lintas (berdasarkan data kepolisian)
1 A
2 B
3 O
4 AB

Kompatibilitas dengan Grup Darah
A : Paling cocok dengan A dan AB
B : Paling kompatibel dengan B dan AB
AB :Paling kompatibel dengan AB, B, A dan O
O : paling cocok dengan O, dan AB

Ni juga ada Ilustrasi yang lucu2.. Cekibrott!!

ILUSTRASI ANIMASI GOLONGAN DARAH











Golongan Darah apakah Anda????

Kalo saya sendiri Goldar B.

INI HANYA RAMALAN BERDASARKAN SURVEY DI JEPANG (BISA JADI TIDAK SEMUANYA BENAR) DAN INI BENAR2 SUDAH DITERAPKAN DI JEPANG, PERCAYA GAK PERCAYA SEMUA TERGANTUNG TEMEN2.... Share

Kamis, 24 Juni 2010

Go Green dengan Cycling

Alhamdulillah.. hari ini adalah tepat hari ke-4 AL punya sepeda baru. Kemarin baru beli sepeda dengan merk Polygon Neptune seharga IDR 1,4 juta di Toko Gaplek Santoso yang berada di Jl. Tanjung, Blitar. (wuidii guaya.. banyak fulus nihh..).
Sebenarnya ga jg sih. hhehe.. Gini lo critanya... :D
Sudah lama sebenarnya AL pengen beli sepeda, AL menyebutnya sepeda federal, entah nama jenis sepeda seperti itu apa tapi sejak kecil setahu AL ya namanya itu. Agak maksa ya sepertinya.. hhe
Semenjak lulus SMA dan melanjutkan studi di PT (Perguruan Tinggi) yg ternama di Surabaya (ciee..), ITS, jarak antara kos-kampus yang tidak begitu jauh telah membuat AL berkeinginan untuk memiliki sepeda federal. Di semester pertama kuliah, ke mana-mana biasanya jalan kaki atau nebeng motor temen. Hmm.. jadi teringat masa-masa yang penuh tirakat itu. Lalu di semester ke-2 ada kemajuan, motor di rumah yang sebelumnya agak nganggur diboyong oleh Ibu-Ayah ke Sby demi anak tercintanya. ^^ Setelah itu hilang sudah kekalutan untuk masalah transportasi.
Namun lama-kelamaan AL merasa ada yang tidak benar di sana. Di mana isu global warming gencar digembar-gemborkan dan AL merasa sebagai orang yang tergolong cukup peduli dengan perubahan iklim yang terjadi selama ini dalam praktiknya malah cenderung kurang menunjukkan kepedulian pada lingkungan. AL pikir kalau tetap pake motor maka pantaslah bila AL ini disebut kaum OmDo alias Omong Doang.. Yang pahamnya cuma teori dan tak mengindahkan praktik sehari-hari. Karena bensin sebagai bahan bakar motor tersebut jelas-jelas telah berubah menjadi barang yang semakin langka. Yah, namanya juga Unrenewable Resources.. Oleh karenanya, pada saat itu AL berjanji pada diri sendiri setelah punya uang yang cukup maka saat itu juga sepeda impian AL beli!! (yang ini kayaknya perlu ditiru nih.. hassyahh ^^v)
Setahun kemudian my hope come to reality.. Beasiswa PPA dari kampus yang turun langsung AL belanjakan sepeda impian.. daripada dibuat beli barang-barang yang tiada guna AL pikir beli sepeda bukanlah ide yang buruk. Daaan taraaaa... inilah penampakannya sepeda barunya:

Sedikit narsis euy.. :D




Semoga dengan adanya sepeda Polygon kesayangan ini AL bisa mewujudkan harapan AL, yakni menjadi salah satu green generation yang-paling-tidak bisa mengurangi penggunaan BBM yang otomatis juga akan mengurangi beban bumi akan emisi gas yang sudah menjadi-jadi. Akhirnya AL juga punya hobi baru, Cycling. Sudah sehat, biaya relatif murah, gaya pun juga ga ketinggalan.. ^^
Share

Senin, 21 Juni 2010

Apa yang dikatakan iblis saat bertemu Nabi Muhammad SAW. .

Tulisan ini Repost dari kaskus dengan link: http://kask.us/3821030
Semoga bermanfaat. .

Dari: Muadz bin Jabal dari Ibn Abbas

Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba-tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: “Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku.”
Rasulullah bersabda: “Tahukah kalian siapa yang memanggil?”
Kami menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih tahu.”
Beliau melanjutkan, “Itu Iblis, laknat Allah bersamanya.”
Umar bin Khattab berkata: “Izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah”.
Nabi menahannya: “Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan oleh Allah untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.”
Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi.

Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad. Salam untukmu para hadirin…”
Rasulullah SAW lalu menjawab: “Salam hanya milik Allah SWT, sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu?”
Iblis menjawab: “Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa.”
“Siapa yang memaksamu?”
Seorang malaikat dari utusan Allah telah mendatangiku dan berkata:
“Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri.beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. jawabalah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin.”
“Oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh.”
Orang Yang Dibenci Iblis
Rasulullah SAW lalu bertanya kepada Iblis: “Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?”
Iblis segera menjawab: “Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah mahkluk Allah yang paling aku benci.”
“Siapa selanjutnya?”
“Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT.”
“lalu siapa lagi?”
“Orang Aliim dan wara’ (Loyal)”
“Lalu siapa lagi?”
“Orang yang selalu bersuci.”
“Siapa lagi?”
“Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya kepda orang lain.”
“Apa tanda kesabarannya?”
“Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang -orang yang sabar.”
” Selanjutnya apa?”
“Orang kaya yang bersyukur.”
“Apa tanda kesyukurannya?”
“Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya.”
“Orang seperti apa Abu Bakar menurutmu?”
“Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam.”
“Umar bin Khattab?”
“Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur.”
“Usman bin Affan?”
“Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya.”
“Ali bin Abi Thalib?”
“Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. tetapi ia tak akan mau melakukan itu.” (Ali bin Abi Thalib selau berdzikir terhadap Allah SWT)

Amalan Yang Dapat Menyakiti Iblis
“Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak shalat?”
“Aku merasa panas dingin dan gemetar.”
“Kenapa?”
“Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat.”
“Jika seorang umatku berpuasa?”
“Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka.”
“Jika ia berhaji?”
“Aku seperti orang gila.”
“Jika ia membaca al-Quran?”
“Aku merasa meleleh laksana timah diatas api.”
“Jika ia bersedekah?”
“Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji.”
“Mengapa bisa begitu?”
“Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. Yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya.”
“Apa yang dapat mematahkan pinggangmu?”
“Suara kuda perang di jalan Allah.”
“Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?”
“Taubat orang yang bertaubat.”
“Apa yang dapat membakar hatimu?”
“Istighfar di waktu siang dan malam.”
“Apa yang dapat mencoreng wajahmu?”
“Sedekah yang diam – diam.”
“Apa yang dapat menusuk matamu?”
“Shalat fajar.”
“Apa yang dapat memukul kepalamu?”
“Shalat berjamaah.”
“Apa yang paling mengganggumu?”
“Majelis para ulama.”
“Bagaimana cara makanmu?”
“Dengan tangan kiri dan jariku.”
“Dimanakah kau menaungi anak – anakmu di musim panas?”
“Di bawah kuku manusia.”

Manusia Yang Menjadi Teman Iblis
Nabi lalu bertanya : “Siapa temanmu wahai Iblis?”
“Pemakan riba.”
“Siapa sahabatmu?”
“Pezina.”
“Siapa teman tidurmu?”
“Pemabuk.”
“Siapa tamumu?”
“Pencuri.”
“Siapa utusanmu?”
“Tukang sihir.”
“Apa yang membuatmu gembira?”
“Bersumpah dengan cerai.”
“Siapa kekasihmu?”
“Orang yang meninggalkan shalat jumaat”
“Siapa manusia yang paling membahagiakanmu?”
“Orang yang meninggalkan shalatnya dengan sengaja.”

Iblis Tidak Berdaya Di hadapan Orang Yang Ikhlas
Rasulullah SAW lalu bersabda : “Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu.”
Iblis segera menimpali:
“Tidak,tidak.. tak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir. Bagaimana kau bisa berbahagia dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tak bisa melihatku. Demi yang menciptakan diriku dan memberikanku kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua. Baik yang bodoh, atau yang pintar, yang bisa membaca dan tidak bisa membaca, yang durjana dan yang shaleh, kecuali hamba Allah yang ikhlas.”
“Siapa orang yang ikhlas menurutmu?”
“Tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bahwa barang siapa yang menyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas. "
"Jika kau lihat seseorang yang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjunang, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku meninggalkannya. "
"Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh padaku.”

Iblis Dibantu oleh 70.000 Anak-Anaknya
“Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku mempunyai 70.000 anak. Dan setiap anak memiliki 70.000 syaithan.
Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama. Sebagian untuk menggangu anak – anak muda, sebagian untuk menganggu orang -orang tua, sebagian untuk menggangu wanta – wanita tua, sebagian anak -anakku juga aku tugaskan kepada para Zahid.
Aku punya anak yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada shalat berjamaah. tanpanya, manusia tidak akan mengantuk pada waktu shalat berjamaah.
Aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu di mata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur dan pahalanya terhapus.
Aku punya anak yang senang berada di lidah manusia, jika seseorang melakukan kebajikan lalu ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya akan terhapus.
Pada setiap seorang wanita yang berjalan, anakku dan syaithan duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya.”
Syaithan juga berkata, “keluarkan tanganmu”, lalu ia mengeluarkan tangannya lalu syaithan pun menghiasi kukunya.
“Mereka, anak – anakku selalu meyusup dan berubah dari satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu yang lainnya untuk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka.
Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa.
Tahukah kamu, Muhammad? bahwa ada rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya, sembuh seketika. Aku terus menggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur.”

Cara Iblis Menggoda
“Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku?
Akulah mahluk pertama yang berdusta.
Pendusta adalah sahabatku. barangsiapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku.
Tahukah kau Muhammad?
Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan nama Allah bahwa aku benar – benar menasihatinya.
Sumpah dusta adalah kegemaranku.
Ghibah (gossip) dan Namimah (Adu domba) kesenanganku.
Kesaksian palsu kegembiraanku.
Orang yang bersumpah untuk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan walaupun ia benar. Sebab barang siapa membiasakan dengan kata – kata cerai, isterinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat. jadi semua anak – anak zina dan ia masuk neraka hanya karena satu kalimat, CERAI.
Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka mengulur ulur shalat. Setiap ia hendak berdiri untuk shalat, aku bisikan padanya waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia manundanya hingga ia melaksanakan shalat di luar waktu, maka shalat itu dipukulkannya kemukanya.
Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia shalat. Namun aku bisikkan ke telinganya ‘lihat kiri dan kananmu’, iapun menoleh. pada saat iatu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya serta aku katakan ’shalatmu tidak sah’
Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam shalatnya akan dipukul.
Jika ia shalat sendirian, aku suruh dia untuk bergegas. ia pun shalat seperti ayam yang mematuk beras.
jika ia berhasil mengalahkanku dan ia shalat berjamaah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkannya sebelum imam.
Kamu tahu bahwa melakukan itu batal shalatnya dan wajahnya akan dirubah menjadi wajah keledai.
Jika ia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika ia tidak menutup mulutnya ketika mnguap, syaithan akan masuk ke dalamdirinya, dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia.
Dan iapun semakin taat padaku.
Kebahagiaan apa untukmu, sedang aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan shalat. aku katakan padaknya, ‘kamu tidak wajib shalat, shalat hanya wajib untuk orang yang berkecukupan dan sehat. orang sakit dan miskin tidak, jika kehidupanmu telah berubah baru kau shalat.’
Ia pun mati dalam kekafiran. Jika ia mati sambil meninggalkan shalat maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan.
Wahai Muhammad, jika aku berdusta Allah akan menjadikanku debu.
Wahai Muhammad, apakah kau akan bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari islam?”

10 Hal Permintaan Iblis kepada Allah SWT
“Berapa hal yang kau pinta dari Tuhanmu?”
“10 macam”
“Apa saja?”
“Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan.”
Allah berfirman,
“Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali tipuan.” (QS Al-Isra :64)
“Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga makan dari makanan haram dan yang bercampur dengan riba, aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah.
Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung dengan Allah, maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaithan.
Aku minta agar bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal.
Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku.
Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku.
Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Quranku.
Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku.
Aku minta agar Allah memberikanku saudara, maka Ia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.”
Allah berfirman,
“Orang -orang boros adalah saudara – saudara syaithan. ” (QS Al-Isra : 27).
“Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku.
Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia.
Allah menjawab, “silahkan”, dan aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat.
Sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.”
Iblis berkata : “Wahai muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikan dan menggoda.
Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun…!!!
Sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah.
Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini. Kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara.
Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.”
Rasulullah SAW lalu membaca ayat :
“Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS Hud :118 - 119)
juga membaca,
“Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku” (QS Al-Ahzab : 38)
Iblis lalu berkata:
“Wahai Muhammad Rasulullah, takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin mahluk mahluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. aku si celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. dan aku tak berbohong.”
Sampaikanlah risalah ini kepada saudara-saudara kita, agar mereka mengerti dengan benar, apakah tugas-tugas dari Iblis atau Syaithan tsb. Sehingga kita semua dapat mengetahui dan dapat mencegahnya dan tidak menuruti bisikan dan godaan Iblis atau Syaithan.
Mudah-mudahan dengan demikian kita dapat setidak-setidaknya membuat hidup ini lebih nyaman dan membuat tempat serta lingkungan kita lebih aman. Share